Kelompok 2

KOMUNIKASI EFEKTIF DAN HUBUNGAN ANTAR MANUSIA

A.Pengertian komunikasi efektif

Merupakan pertukaran informasi,ide,gagasan perasaan yang menghasilkan perubahan sikap sehingga terjalin suatu hubungan baik antara pemberi pesan dan penerima pesan.Komunikasi efektif terjadi apabila sesuatu (pesan) yang diberitahukan komunikator dapat diterima dengan baik atau sama oleh komunikan sehingga tidak terjadi persepsi (salah paham).

1. Teknik proses hambatan komunikasi efektif

 Ada empat teknik proses hambatan komunikasi efektif yang spesifik yaitu :
1. Resisten merupakan upaya klien untuk tetap tidak menyadari atau tidak mengakui penyebab kecemasan dalam dirinya dalam rangka melawan atau menyangkal ungkapan perasaan.
2. Transferens merupakan respon tak sadar berupa perasaan atau perilaku terhadap bidan yang sebetulnya berawal dan berhubungan dengan orang-orang tertentu yang bermakna baginya pada waktu dia masih kecil.
3.Kontertransferens biasanya timbul dalam bentuk respon emosional, hambatan yang terapeutik ini berasal dari bidan yang dibangkitkan atau dipancing oleh sikap kien.
4.Pelanggaran batas bisa terjadi jika bidan melapaui batas hubungan terapeutik dan membina hubungan sosial ekonomi atau hubungan personal dengan klien.b.langkah-langkah komunikasi efektif



B.HUBUNGAN ANTAR MANUSIA

Hubungan antar manusia pada dasarnya merupakan hubungan interpersonal,yang dibangun dan dipertahankan melalui komunikasi interpersonal. Di sisi lain,komunikasi interpersonal juga dapat memutus hubungan interpersonal yang telah dibangun. Usaha membangun hubungan interpersonal antara dua orang atau lebih adalah proses awal terjadinya interaksi kelompok, dan merupakan fenomena pembentukkan kelompok. Kelompok yang sudah terbentuk akan terus mengalami perkembangan untuk mempertahankan keberadaannya. Pada umumnya hubungan interpersonal dalam kelompok mengalami tahap modifikasi dari hari ke hari,modifikasi ini sangat terasa di masa awal pembentukkan kelompok dan frekuensinya semakin menurun saat kelompok semakin mendekati tingkat hubungan yang stabil

a. Tipe-tipe manusia


 1. Sanguinis
      Orang dengan tipe kepribadian sanguinis cenderung hidup, optimis, ringan, dan riang. Tipe ini juga menyukai petualangan dan memiliki toleransi tinggi akan risiko. Selain itu, tipe sanguin biasanya lemah dalam menoleransi kebosanan, serta akan mencari variasi dan hiburan. Secara alami, sifat ini kadang-kadang negatif dalam memengaruhi hubungan percintaan dan lainnya. Karena kepribadian ini berperilaku mencari kesenangan, banyak orang dengan kepribadian sanguinis cenderung berjuang dengan kecanduan (ingin suatu hal dengan terus-menerus). Orang sanguin juga dikenal sangat kreatif dan bisa menjadi seniman serta penghibur yang hebat dan akan berhasil jika memilih karier di industri hiburan. Kemampuan alami orang sanguinis sangat cocok jika memilih pekerjaan yang berhubungan dengan marketing, travel, fashion, memasak/kuliner, atau olahraga.

 2. Plegmatis
     Seseorang dengan kepribadian plegmatis biasanya adalah orang-orang yang cinta damai. Tipe ini biasanya mencari keharmonisan antar-pribadi dan hubungan dekat yang membuat orang-orang plegmatis menjadi pasangan yang setia dan orang tua yang penuh kasih. Orang-orang plegmatis suka menjaga hubungan dengan teman-teman lama, anggota keluarga yang jauh, dan tetangga. Dalam hal kepribadian, tipe plegmatis cenderung menghindari konflik dan selalu berusaha menengahi orang lain untuk memulihkan perdamaian dan harmoni. Plegmatis juga sangat suka beramal dan membantu orang lain. Karier yang ideal untuk tipe kepribadian plegmatis antara lain perawat, guru, psikolog, konseling, atau layanan sosial

3. Koleris
    Seseorang dengan kepribadian koleris biasanya orang yang sangat berorientasi pada tujuan. Orang yang koleris terkenal sangat cerdas, analitis, dan logis, sangat praktis dan langsung, tetapi tipe ini tidak harus menjadi teman baik atau orang yang ramah. Seorang koleris tidak menyukai pembicaraan singkat dan menikmati percakapan yang mendalam dan bermakna. Mereka lebih suka sendirian daripada di perusahaan dengan orang berkepribadian lemah. Idealnya, tipe ini suka menghabiskan waktu bersama orang-orang yang memiliki minat profesional yang serupa. Pekerjaan ideal untuk seorang koleris terkait dengan industri tentang pengelolaan, teknologi, statistik, teknik, pemrograman

4. Melankolis
    Orang-orang dengan kepribadian melankolis menyukai tradisi. Misalnya wanita memasak untuk laki-laki, laki-laki membuka pintu bagi wanita. Tipe melankolis rata-rata mencintai keluarga dan teman-temannya, tidak seperti orang-orang sanguinis. Melankolis tidak suka mencari hal-hal baru dan petualangan dan bahkan cenderung akan sangat menghindarinya. Seseorang dengan kepribadian melankolis tidak mungkin menikah dengan orang asing atau meninggalkan tanah airnya ke negara lain. Orang yang melankolis juga dikenal sangat sosial dan berupaya berkontribusi pada komunitas, sangat teliti dan akurat. Tipe ini adalah manajer yang fantastis dengan kepribadian yang baik. Karier yang sempurna untuk tipe kepribadian melankolis antara lain dalam bidang pengelolaan/ manajemen, akuntansi, pekerjaan social, atau bagian administrasi.

b.Teknik-teknik hubungan antar pribadi
Hubungan pribadi adalah hubungan yang melibatkan perasaan antara dua individu atau lebih. Ini dapat dibagi menjadi beberapa jenis tapi dalam kontek ini kita hanya menyentuh tentang hubungan antara pribadi karena hubungan jenis ini adalah lebih intim dibandingkan dengan jenis hubungan yang lain.
teknik pengembangan kesadaran diri ini diperoleh melalui tiga cara, yaitu;
1.Tindakan sosial
            Menurut Max Weber, tindakan sosial adalah tindakan seseorang individu yang dapat mempengaruhi individu lain di masyarakat. atindakan sosial dibagi menjadi :(1) Tindakan rasional instrumental, yaitu tindakan yang memperhitungkan kesesuaian antara cara dan tujuan atau antara efesiensi dengan efektivitas. (2) Tindakan rasional berprestasi nilai, yaitu tindakan yang berkaitan dengan nilai dasar dalam masyarakat. (3) Tindakan tradisional, yaitu tindakan yang dilakukan berdasarkan pertimbangan adat istiadat atau kebiasaan. (4) Tindakan efektif, yaitu tindakan yang dilakukan seseorang atau kelompok berdasarkan perasaan atau emosi.

2. Kontak sosial
            Kontak sosial adalah hubungan antara suatu pihak dengan pihak lain yang merupakan awal terjadinya interaksi sosial. Kontank sosial dibedakan menjadi : (1) cara pihak yang berkomunikasi baik langsung maupun tidak langsung. (2) Cara terjadinya, yaitu kontak primer maupun kontakskunder.

3. Komunikasi sosial
            Proses komunikasi terjadi saat kontak sosial berlangsung.Secara harfiah komunikasi merupakan hubungan atau pergaulan dengan orang lain.

4. Teori hubungan antar manusia
            Kualitas hubungan antar manusia ditentukan oleh model individu dalam menerapkannya.Teori (model) dan kuaklitas hubungan antar manusia digolongkan menjadi tiga yaitu : (1) Teori transaksional merupakan suatu proses dimana komponen-komponennya saling terkai dan masing-masing personalnya bereaksi sebagai suatu kesatuan atau keseluruhan. Kaidah dan teori transaksional selalu dikaitkan dengan hubungan antar manusia yang harus didasarkan pada pertimbangan untung dan rugi (2) Teori peran, merupakan teori yang lebih menekankan pada suatu pergaulan sosial denngan skenario yang sudah disusun di masyarakat. Setiap hubungan antar manusia diatur oleh tekanan kehidupan yang ada di masyarakat dan masyarakat tersebut  mengatur bagaimana setiap manusia harus berperan dalam pergaulan sehari-hari.Teori peran mempertimbangkan keselarasan (harmonisasi) dalam kehidupan sehari-hari.Apabila manusia sebagai individu dapat mengetahui tatanan tersebut, maka kehidupannya akan menujun pada suatu keadaan yang harmonis.Sebaliknya, apabila menyalahi atau tidak sesuai,maka akan dicemooh.(3) Teori permainan, yaitu teori yang memperhatikan fase manusia sepanjang siklus kehidupannya, dimulai sejak masa kanak-kanak, dewasa,sampai tua.Pada masa kanak-kanak,hubungan cenderung bersifat manja.Pada masa dewasa, pergaulan atau hubungan antar manusia menjadi suatu kesadaran, tanggung jawab, dan lugas. Dimasa ini manusia akan menyadari akibat dan resiko dari suatu hubungan sedangkan pada masa tua manusia akan memaklumi kesalahan orang lain dan hubungan diartikan sebagai suatu perasaan saling menyay
angi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Anatomi dan Fisilogi

Kel 6